Pakistan Short Escape??? Lanjutannya lagi dan lagi

The Walled City of Lahore, atau Kota Benteng Lahore merupakan kawasan kota tua di pusat kota Lahore. Kawasan ini merupakan komplek bangunan yang dikelingi oleh tembok yang dibangun sekitar tahun 1000 masehi. Kota Benteng Lahore menjadi pusat kebudayaan dan pemerintahan pada jaman dahulu.

Kawasan ini semakin berkembang ketika dipilih menjadi Ibukota Pemerintahan Mughal. Untuk melengkapinya, dibangun Benteng Lahore serta tembok yang lebih kuat dan luas. Selain itu kawasan ini juga banyak ditemukan monumen pada Jaman Mughal, terdapat banyak ikon kota Lahore ditemukan di kawasan ini seperti Masjid Wazir Khan yang memiliki interior yang menakjubkan, Masjid Badshahi yang megah, dan pemandian kerajaan Shahi hamam.

Dibawah kepemimpiman Sikh, Kota Benteng ini dipilih kembali menjadi ibukota. Hal ini disertai dengan pembangunan bangunan religius seperti Samadi of Ranjit Singh, Gurdwara Janam Asthan Guru Ram Das.

Sampai sekarang Kawasan ini tetap menjadi pusat sejarah dan kebudayaan. Restorasi dan peremajaan bangunan bangunan bersejarah di dalamnya terus berlangsung. Kawasan ini menjadi pusat wisata baik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Kawasan ini sangat luas banyak waktu yang diperlukan jika ingin menjelajahi setiap sudutnya. Untuk masuk kawasan tertentu, diperlukan tiket masuk, sedangkan beberapa kawasan lain seperti Masjid Badshahi, wisatawan hanya perlu datang langsung. Perlu diketahui ada beberapa peraturan yang wajib ditaati jika melewati area-area tertentu.

Ketika kami sampai di kawasan ini, kami berkunjung dahulu di Masjid Badshahi. Mengunjungi musium muslim dengan koleksi Al Quran kuno berlapis emas, serta menjelajah kawasan bilik Doa.

Setelah itu kami berjalan ke kawasan Benteng Kota. Masuk melalui Gerbang disambut dengan jajaran Benteng yang menjulang kokoh. Terlihat kawasan pemukiman yang berhiaskan ukiran era Mughal yang sebagian masih terjaga.

Kami masuk melalui Pintu Gajah. Area yang digunakan untuk Gajah Masuk dari luar pagar. Dominan Bata merah masih terlihat di setiap sudutnya. Tangga yang luas yang dahulu kala dipakai pasukan Gajah untuk masuk ke dalam kawasan. Sesampainya diatas, terdapat beberapa bangunan berdiri.

Kami memasuki area yang disebut istana bintang. Di kawasan ini terdapat satu bangunan yang atap plafonnya bermotif bunga dengan banyak pahatan cermin serta marmer. Disini ketika ada cahaya dari bawah diarahkan ke atas, maka akan terlihat banyak pantulan cahaya lainnya, layaknya bintang di angkasa.

Waktu itu kami menggunakan guide lokal, namun saya pribadi lebih suka eksplore dan foto-foto sehingga tidak mendengarkan penjelasan lebih lanjut 😅

Didalam kawasan juga dapat ditemui sebuah Pohon Bodi. Pohon ini menghasilkan oksigen yang cukup banyak. Dari penjelasan tour guide, hanya dengan duduk disekitar pohon ini, kita sekalian membersihkan paru-paru karena jumlah oksigen yang dihasilkan pohon ini. Pengalaman pribadi memang sekitar pohon ini suasananya terasa segar. Udara panas sekitar tidak terasa.

Ada juga musium persenjataan yang dapat dikunjungi. Terdapat berbagai macam senjata dari pedang dan tameng, sampai senjata laras panjang.

Diatas bangunan ini terdapat juga kawasan kerajaan yang berisi bangunan bangunan yang dahulu dipakai keluarga kerajaan. Seperti bangunan untuk pangeran, istana selir, dan pusat pemerintahan.

Terdapat Taman Luas yang apik dengan latar belakang bangunan utama istana, namun sayangnya kawasan ini tidak dibuka ketika kami disana.

Jika biasanya kita melihat “bule” disini kita yang menjadi “bule”. Ketika bertemu dengan rombongan wisatawan lokal, tidak sedikit dari mereka yang mengajak untuk foto bersama. Namun demi keamanan dan kenyamanan kami, kami tidak menyanggupi permintaan tersebut.

Suasana saat itu terik panas. Hanya di sekitar Pohon Bodi yang hawanya segar. Namun sayang ketika sampai di sana tidak ekplore. Banyak situs-situs sejarah dengan ciri khas arsitekturnya yang seakan akan tidak habis untuk di dokumentasikan.

Setelah waktu menginjak sore, kami melanjutkan perjalanan ke Mal untuk ngadem dan cari makan. Meskipun terbatas pengalaman menakjubkan berkunjung di kawasan ini. Terimakasih

Tinggalkan komentar